Archive

Archive for the ‘Dewa 19’ Category

Dewa 19 – Selamat Ulang Tahun

24/10/2009 Leave a comment

Dikeramaian waktu rotasi hidupmu
Pecahan emosi tertuang kembali membias restunya
Seutas bahagiaku cerminan tatanan cinta
Seolah terisolasi ditempurung janji Sangkar Bakti

Sebait nada-nadaku bercak cinta tulus suciku
Kupersembahkan hanya untukmu

Selamat ulang tahun
Dandani hadirnya masa remaja
Semoga panjang umur
Beri arti jejak langkah mudamu

Petuah bijak tersedia
Rangkum dalam jiwa
Seberkas masa lalu
Berita progresmu
Kelopak masa depan

Sebait nada-nadaku bercak cinta tulus suciku
Kupersembahkan hanya untukmu

Selamat ulang tahun
Dandani hadirnya masa remaja
Semoga panjang umur
Beri arti jejak langkah mudamu

Dewa 19 – Jalan Kita Masih Panjang

24/10/2009 Leave a comment

Di persimpangan Menatap berdua
Ombak yang coba pecahkan
Karang cinta kita

Palingkan rasa Silaunya dunia
Hati kecil coba nyanyikan
Suara kedamaian
Bahagia sejati…

Reff :
Jalan kita masih panjang
Masih ada waktu tersisa
Coba kuatkan dirimu
Jangan berhenti disini
Beri satu kesempatan
Cinta suci berbicara
Waktu ‘kan mengilhami
Kedewasaan hatimu

Resapi jejakku Ikuti langkahku
Tegar meski harus merangkak
Ringankan bebanmu
Bantu kamu melangkah
Back to Reff :

Di persimpangan hatiku hatimu
Singkirkan duri yang ada
Satukan dalam hati
Kita jalani semua berdua
Back to Reff :

Dewa 19 – Mahameru

24/10/2009 Leave a comment

Mendaki melintas bukit
Berjalan letih menahan menahan berat beban
Bertahan didalam dingin
Berselimut kabut `Ranu Kumbolo`

Menatap jalan setapak
Bertanya-tanya sampai kapankah berakhir
Mereguk nikmat coklat susu
Menjalin persahabatan dalam hangatnya tenda
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

Mahameru berikan damainya
Didalam beku `Arcapada`
Mahameru sebuah legenda tersisa
Puncak abadi para dewa

Masihkah terbersit asa
Anak cucuku mencumbui pasirnya
Disana nyalimu teruji
Oleh ganas cengkraman hutan rimba
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

Mahameru berikan damainya
Didalam beku `Arcapada`
Mahameru sebuah legenda tersisa
Puncak abadi para dewa

Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

Mahameru berikan damainya
Didalam beku `Arcapada`
Mahameru sebuah legenda tersisa
Puncak abadi para dewa

Mahameru berikan damainya
Didalam beku `Arcapada`
Mahameru sampaikan sejuk embun hati
Mahameru basahi jiwaku yang kering
Mahameru sadarkan angkuhnya manusia
Puncak abadi para dewa

Dewa 19 – Satu Hati

24/10/2009 Leave a comment

Melati maafkan aku lagi
Ternyata tak semudah di angan
Mencoba untuk bertahan
Di sela pertengkaran yang terjadi

Mengapa satu rasa berlari
Mengejar segala perbedaan
Yang seharusnya tak ada
Di batas bening jiwa

Kita semestinya satu hati meraih cinta
Jangan ada lagi perbedaan

Akupun masih berharap
Kaupun mencoba ‘Tuk sempurnakan diri
Menghadapi cobaan
Dan godaan yang datang

Kita semestinya satu hati meraih cinta
Jangan ada lagi perbedaan

Satu hati Kita harus
Satu hati Kita harus

Melati semoga saja
Langkah yang ‘tlah Kutempuh saat ini
Menjadi embun penyejuk
Hati kita berdua saat ini
Dan tak akan ada lagi
Perdebatan yang panjang

Kita semestinya satu hati meraih cinta
Jangan ada lagi perbedaan

Kita semestinya satu hati meraih cinta
Jangan ada lagi perbedaan

Kita semestinya satu hati meraih cinta
Jangan ada lagi perbedaan

Satu hati Semestinya
Satu hati Semestinya
Semestinya

Dewa 19 – Kita Tidak Sedang Bercinta Lagi

24/10/2009 Leave a comment

Kita tidak sedang bercinta lagi…
Malam semakin larut Kuberdua dia melepas rindu
Kita semakin hanyut Dalam suasana remang malam

Saling bercerita tentang kisah asmara oh.. oh.. oh..
Tanpa kita tahu Kita bukan pasangan cinta

Kita tidak sedang bercinta lagi
Takkan ada cumbu dan rayu lagi
Lebih baik kita hentikan saja
Karena kita sudah terlalu jauh

Suasana saat itu Tak terbayang betapa manisnya
Kita semakin larut Hanyut dalam kerinduan kita

Saling bercerita tentang kisah asmara oh.. oh.. oh..
Tanpa kita tahu Kita bukan pasangan cinta yang kasmaran

Kita tidak sedang bercinta lagi
Lupakan semua kenang nostalgia
Kini kita hanya berteman saja
Tak ada ikatan tali cinta

Kuakui kamu memang cantik
Mempesona dan ‘tlah membiusku
Jangan salah sangka Aku hanya ingin bertemu
Bukan untuk melepas nafsu

Saling bercerita tentang kisah asmara oh.. oh.. oh..
Tanpa kita tahu Kita bukan pasangan cinta yang kasmaran

Kita tidak sedang bercinta lagi
Takkan ada cumbu dan rayu lagi
Lebih baik kita hentikan saja
Karena kita sudah terlalu jauh

Kita tidak sedang bercinta lagi
Lupakan semua kenang nostalgia
Kini kita hanya berteman saja
Tak ada ikatan tali cinta